Selang beberapa bulan putus denganku, dia tunangan dengan pria lain. Notifikasi muncul di hpku "saya besokmau tunangan mohon doanya, terima kasih pernah ada di kehidupanku". Kata dia dalam via whatsApp. Ingatanku muncul kembali, dulu kita pernah bersama dengan janji manis yang kita buat bersama dan akhirnya kita tidak bisa penuhi bersama pula. Iya aku masih ingat dulu kau berkata "semoga kita abadi" dengan senyum manis mengatakan itu ketika langit senja sedang cantik cantiknya. Ditempat itu pula kita pertama kali mengukir nama kita didinding cinta. Ah sudahlah itu dulukan, gumamku dalam hati merusak ingatan yang sedang berlalu. "Selamat ya semoga bahagia" kutulis di WhatsApp ditambah emoticon senyum manis. Mungkin dia hanya ingin mengatakan bahwa sudah bahagia dengan hidup barunya. Obrola selesai tanpa ada balasan lebih lanjut. Seminggu berlalu setelah obrolan singkat padat via WhatsApp. Tidak salah pukul 00.00, "Boleh aku cerita sesuatu" ...
Terimakasih telah berkunjung, selamat menikmati hidangannya dan jangan lupa tingalkan jejak.