Langsung ke konten utama

Mencoba selaras dengan diri

Hay kalian siapapun yang baca tulisan ini dan mampir di blog saban waktu semoga tuhan tunjukkan kita jalan yang lurus, asik dan lucu ya heheh

Oh iya pernah kecewa pada diri sendiri enggak ?. Semisal besok saya mau diet eh kok gak jadi terus kalian kecewa. Padahal kalo kita memutuskan untuk berubah, tetapi mengulangi kesalahan atau perilaku negatif yang sama, kita tidak boleh depresi atau menyalahkan diri sendiri loh. Bagaimana kalo tertawakan diri sendiri aja. Ya diakuilah bahwa rekaman kita kuat dan sangat bagus dalam hal itu. Bagaimanapun, ia tahu segalanya tentang kita. Ia menggunakan semua kelemahan dan alasan kita untuk membuat kita tetap berada di tempat kita sekarang. Belajarlah untuk merasa nyaman dengan siapa kita dan apa yang ada di dalam rekaman kita.

Sebenarnya otak kita terus merekam semua pikiran dan tindakan kita sepanjang hidup kita. Saat kalian membaca tulisan ini, otak kalian sibuk merekam dan membandingkan informasi di dalamnya kepada kalian dengan pikiran dan tindakan kalian pada masa lalu. Inilah proses perekaman otak kita. Rekaman kita adalah representasi konseptual dari seluruh sejarah semua pikiran dan tindakan kita sebelumnya. Pentingnya rekaman kita adalah bahwa otak atau komputer kita diprogram untuk membuat keputusan serupa sesuai dengan apa yang ada di dalam basis datanya.

Ketika kita mencoba untuk berubah, kita harus mengatasi apa yang ada di dalam rekaman kita. Tugas rekaman kita, adalah membuat kita mengulangi apa yang telah kita lakukan pada masa lalu. Tugas kita adalah meningkatkan keinginan dengan tekad untuk berubah. Rekaman kita tidak peduli apakah positif atau negatif. Ia hanya berusaha membuat kita mengulangi pikiran dan tindakan masa lalu kita.

Rekaman kita bukanlah musuh. Ini adalah teman. Tanpa kaset kita tidak akan memiliki memori. Kita tidak akan tahu nama kita, siapa kita, bagaimana berbicara atau apa pun yang telah kita pelajari selama hidup kita.

Rekaman kita memberi basis data untuk menjalani hidup. Bukan salah rekaman kita bahwa kita dan pengondisian sosial kita membiarkannya mengakumulasi pikiran dan tindakan negatif yang menahan dan memengaruhi kebahagiaan kita.

Belajarlah untuk jujur kepada diri sendiri. Ketahuilah apa yang ada di dalam rekaman kita. Untuk memprogram ulang rekaman, kita harus meningkatkan kekuatan dan mengatasi kelemahan kita. Kita tidak akan mengubah diri kitadalam semalam. Dibutuhkan waktu, tergantung pada kekuatan keinginan kita, dan tindakan positif yang kita ambil untuk berubah.

Kita mungkin telah membuat tujuan atau resolusi yang sama selama bertahun-tahun. Namun, kita jarang melaksanakannyakan.

Otak kita sangar mungkin kok akan memercayai kita yang lama dan menginstruksikan rekaman kita untuk melupakan tujuan atau instruksi tadi malam. Rekaman kita akan berjalan seperti biasa. Nah oleh karena itu, coba setelah bangun, perkuatlah tujuan kita dan letakkan kembali instruksi di dalam rekaman kita. Ingatlah bahwa bagian terbaru dari rekaman kita memiliki dampak terbesar pada proses pengambilan keputusan kita.

Asumsikan kita mencapai tujuan kita selama beberapa hari berturut-turut.Saat kita tidur, otak kita mulai menyadari bahwa ia harus mulai mendengarkan kita yang baru. Otak mulai memberi tahu rekaman kita untuk mulai merespons sesuai, maka dalam waktu sekitar 30 hari kita mengembangkan kebiasaan baru. Kemudian, rekaman kita pun bekerja untuk kita bukan melawan kita.

Apabila kita melakukan sesuatu yang baru atau berperilaku berbeda selama 30 hari, maka rekaman kaset kita akan menerimanya sebagai cara baru untuk merespons. Namun, jika kita melakukan hanya dalam satu atau dua hari, itu akan kembali ke cara lama untuk merespon. Itu sebabnya perubahan tidak pernah mudah Setiap kali kita berusaha mengubah apapun di dalam rekaman kita, maka kita menghadapi pertempuran antara ke inginan kita untuk berubah dan pemrograman rekaman kita untuk membuat anda tetap di tempat kita berada. Tingkat kesadaran diri kita dan kekuatan keinginan kita untuk berubah menentukan keberhasilan kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata bapak berilah nilai dalam hidupmu tapi jangan nambah nambah ya nanti semuanya ritme yang kamu capai bisa hancur

Seperti biasa sore datang, aku dan bapakku duduk di beranda rumah dengan teh panas bikinan ibu. Suasana diantara kita sepi sekali hanya melihat lalu-lalang kendaraan bermotor lewat begitu saja. Tiba tiba bapak bilang kepadaku "Kamu kalo dikasih uang kamu mintak uang berapa?. Tapi jangan nambah ya". Dengan penuh pikiran yang matang aku menyebut uang 1 M, yah memang aku hanya bisa membayangkan uang 1 M saja pada saat itu sudah banyak dan tidak kepikiran 1 T nolnya ada berapapun aku tidak tahu "1 M pak". "Kenapa 1M ? Kamu udah punya rencana buat apa itu?" Timpal bapak dari jawabanku tadi. "Sudah pak, buat beli rumah, buat beli montor, buat buka usaha" jawabku. Sambil menghisap rokok ditangan kanannya bapak bilang "cukup ya, benar ya, nanti kamu aku kasih uang 1M tapi jangan nambah loh ya". Tak lama kemudian bapak kembali berbicara Kalo kamu berpikir itu kurang pasti kurang, tapi kalo kamu berpikir bahwa itu anugerah kelebihan yang sangat l...

Negara hayalan

Nagara ini sudah tidak layak untuk orang miskin, butuh uang banyak untuk bertahan hidup di sini. Bagaimana tidak ayahku mati didepan sekretariat rumah sakit karena tidak punya uang. Ibuku juga meninggal karena menyembunyikan penyakitnya gara gara dia tau kalo aku tidak sanggup membiayai berobatnya dan adikku putus sekolah, karena tak ada biyaya.  Aku dipecat di sebuah pabrik karena aku selalu telat ketika istirahat untuk menjalankan kewajiban. Iya benar aku dipecat gara gara mengantri untuk sholat. Aku masih ingat betul bagaimana bunyi UUD 1945 yang dulu waktu SMP aku hafalkan bunyi "Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan" mana yang harus dihapuskan? Orang miskinkah? Memang benar kemerdekaan adalah hak, tapi kenyataannya bukan untuk kami! Bayangkan didepan sekretariat bapakku mati tanpa pertolongan karena uangnya tidak cuku...

Kematian dengan damai

Berapa banyak masjid di surga? Jika bisa menjawab kamu boleh menuduhku kafir Berapa banyak gereja di surga? Jika bisa menjawab baptislah aku Adakah kedamaian sejinak merpati atau melainkan seekor jaguar yang buas. Bisakah kalian mengakui kebenaran meskipun tidak harus setuju dengan kebenaran. Adakah yang menantiku dinegara ini? Keunggulan sejati atau kedamaian? Bukan perihal menang dan kalah tapi kedamaian Atau bagaimana kuceritakan tentang kematian, aku sendiri kamatian itu. Sekali lagi berapa banyak masjid dan gereja disurga nanti?